Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Bandar Lampung

Ketua GRIP Jaya Way Kanan Apresiasi Polres Ungkap Dugaan Penimbunan BBM Subsidi

3
×

Ketua GRIP Jaya Way Kanan Apresiasi Polres Ungkap Dugaan Penimbunan BBM Subsidi

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Waykanan,(www.Ampera-News.com)-
Langkah cepat Polres Way Kanan mengungkap dugaan penyalahgunaan dan penimbunan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi mendapat apresiasi dari masyarakat.
Ketua GRIP Jaya Way Kanan, Idrus, menyampaikan apresiasi atas kinerja jajaran Polres Way Kanan yang berhasil mengungkap dugaan praktik penimbunan BBM subsidi jenis Bio Solar serta mengamankan dua orang yang telah ditetapkan sebagai tersangka.

Menurut Idrus, pengungkapan tersebut menjadi langkah penting dalam menjaga agar BBM bersubsidi benar-benar dinikmati masyarakat yang berhak.
“Kami memberikan apresiasi kepada Kapolres Way Kanan beserta jajaran yang telah berhasil mengungkap dugaan penimbunan dan penyalahgunaan BBM bersubsidi,” ujar Idrus.
Ia juga menyoroti turut diamankannya dua petugas SPBU Gunung Katun berinisial AS dan DS yang saat ini masih menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik.

Example 300x600

Idrus menilai pemeriksaan terhadap petugas SPBU tersebut penting dilakukan untuk mengungkap secara terang bagaimana BBM subsidi tersebut dapat dibeli dalam jumlah besar dan kemudian diduga ditampung untuk diperjualbelikan kembali.
“Kami berharap proses pemeriksaan dilakukan secara profesional dan transparan. Kalau memang ada pihak lain yang terlibat, tentu harus diungkap berdasarkan fakta dan alat bukti yang ada,” tegasnya.

Jangan Biarkan BBM Subsidi Jadi Ladang Keuntungan Oknum
Idrus mengatakan, BBM bersubsidi merupakan fasilitas pemerintah untuk membantu masyarakat. Karena itu, praktik penyelewengan maupun penimbunan BBM subsidi tidak boleh dianggap sebagai persoalan kecil.
“BBM subsidi itu untuk masyarakat. Jangan sampai ada oknum yang justru menjadikannya sebagai ladang keuntungan pribadi. Ini yang harus menjadi perhatian bersama,” katanya.
Ia juga mengajak masyarakat Way Kanan untuk ikut mengawasi distribusi BBM bersubsidi dan tidak ragu memberikan informasi kepada aparat apabila menemukan dugaan penyalahgunaan.

Menurutnya, keberhasilan polisi mengungkap perkara tersebut juga tidak terlepas dari adanya informasi masyarakat.
“Kami berharap pengungkapan ini menjadi efek jera. Bukan hanya bagi pelaku penimbunan, tetapi juga bagi siapa pun yang mencoba bermain-main dengan distribusi BBM bersubsidi,” ujarnya.
GRIP: Bongkar Sampai ke Akarnya
Lebih lanjut, Idrus berharap Polres Way Kanan tidak berhenti pada pengungkapan dua tersangka saja apabila dalam proses penyidikan ditemukan adanya indikasi keterlibatan pihak lain.

“Kalau memang ditemukan mata rantai lain, kami berharap bisa dibongkar sampai ke akarnya. Tentunya semuanya harus berdasarkan hasil penyidikan dan bukti yang sah,” pungkas Idrus.
Sebelumnya, Polres Way Kanan mengungkap dugaan penyalahgunaan pengangkutan dan/atau niaga BBM bersubsidi di Kampung Sidoarjo, Kecamatan Umpu Semenguk.
Polisi mengamankan dua tersangka berinisial S (53) dan AI (22), serta sejumlah barang bukti, di antaranya puluhan jeriken berisi Bio Solar, jeriken kosong, tangki besi rakitan, mesin penyedot BBM, drum dan kendaraan.
Dalam perkara tersebut, dua petugas SPBU berinisial AS dan DS juga diamankan untuk menjalani pemeriksaan terkait dugaan keterlibatan dalam perkara tersebut.
Kini publik menunggu hasil pendalaman Polres Way Kanan: seberapa jauh mata rantai dugaan permainan BBM subsidi tersebut dapat diungkap.
“Tim”

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *