Warga Palembang Penasaran Ampera Runtuh 2020, Ini Cerita Sebenarnya


crew
24 Jan 2019, 12:55:17 WIB
Warga Palembang Penasaran Ampera Runtuh 2020, Ini Cerita Sebenarnya

Keterangan Gambar : Antusiasme warga sekitar Kelurahan Sukajaya saat dibagikan Novel Ampera Runtuh 2020


Amperanews, Palembang -- Tabligh akbar yang diselenggarakan oleh mahasiswa KKN UIN Raden Fatah di Masjid Al-Mustaqim Jl. STM Utama Bakti pada Rabu, (23/01/19) berlangsung semarak dan berhasil menarik perhatian puluhan warga Kelurahan Sukajaya untuk hadir.

Pasalnya, dalam acara ini panitia menghadirkan langsung H.Riza Pahlevi penulis novel Ampera Runtuh 2020 yang sempat mengguncang Palembang beberapa waktu lalu.

Dikatakan masyarakat, sebagian besar warga yang hadir ingin sekali melihat sosok penulis besar yang namanya santer disebut-sebut belakangan ini. 

Tak hanya itu, antusiasme masyarakat bertambah sebab dalam beberapa segmen terakhir disediakan doorprice berupa novel Ampera Runtuh untuk 50 orang pertama yang beruntung.

"Sengaja saya hadir pada acara malam ini, karena ingin menyaksikan langsung sosok penulis novel Ampera Runtuh Tahun 2020 yang kemarin sangat viral dan mengguncang kota ini," ungkap Afdoli (25) salah satu warga Kelurahan Sukajaya saat diwawancarai tim Amperanews pada Rabu malam.

Selaras dengan Afdoli, Mutia (20) warga lain yang juga hadir menyatakan ia sangat berharap bisa mendapat novel ampera runtuh yang sejak beberapa waktu lalu sangat diidam-idamkan.

"Iya memang hobi saya membaca. Dari dulu sih, dari awal launching Ampera Runtuh 2020 sebenernya sudah penasaran sama isinya. Gimana ampera bisa runtuh gitu nggak kebayang. Tapi  selalu belum dapat kesempatan untuk beli atau dapet free bukunya. Alhamdulillah ya sekarang bisa hadir di acara ini," ujar Mutia.

Tak hanya itu, Mascik, S.Sos lurah Sukajaya pun menyatakan antusiasmenya dalam sambutan yang ia sampaikan. Beliau berharap, acara seperti tabligh akbar yang menghadirkan sosok penulis besar dan motivator seperti malam ini dapat diadakan secara berkelanjutan untuk membantu mengembangkan kreativitas dan inovasi warga sekitar Kelurahan Sukajaya.

"Kami mengharapkan, kedepannya daerah Sukajaya dan sekitarnya terus menjadi tempat KKN mahasiswa. Karena masyarakat juga perlu pencerahan dari mahasiswa sekalian. Karena kalianlah yang nantinya akan mengantikan kami dan mereka yang sedang menduduki jabatan di negara ini," tutupnya.

Pada dasarnya novel Ampera Runtuh 2020 itu bercerita perihal Jali si Anak ketek. Jali adalah seorang anak tangguh yang tumbuh dalam kesederhanaan. Dibesarkan seorang diri oleh ibunya karena ayahnya meninggal sejak jali berusia 5 tahun, ia mencoba untuk mengerti meskipun berat. 

Suatu hari,Jali melihat jembatan Ampera yang tiba-tiba retak. Semakin lama retakannya semakin meluas. Kemudian dalam hitungan menit, Ampera runtuh berbongkah-bongkah. Semua orang terkejut.

Hingga akhirnya, Jali mengerti pesan ayahnya yang selalu terngiang tentang Ampera yang Runtuh. Kata ayahnya, kejujuran dan keikhlasan mampu membuat suatu negara berjaya. Sebaliknya, negara akan hancur jika manusianya tidak jujur. Jika dianalogikan, anggaplah Ampera ini adalah lambang suatu negara, dan kejujuran serta keikhlasan masyarakat adalah kunci kokohnya Ampera tersebut. Jika kita ingin Ampera terus berdiri kokoh dan Palembang menjadi kota yang maju, maka keikhlasan dan kejujuran itu harus ditanamkan mulai saat ini di dalam jiwa masing-masing masyarakatnya. 

Sebuah karya yang disusun begitu apik dalam kalimat-kalimat yang menyentuh.
Penulis mendeskripsikan adegan-adegan dalam buku ini dengan sangat detail sehingga mampu menaik turunkan emosi pembaca.

 




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook