Walpri Herman Deru Tantang Wartawan Berkelahi


crew
10 Nov 2018, 19:50:07 WIB
Walpri Herman Deru Tantang Wartawan Berkelahi

Keterangan Gambar : Suasana usai wawancara dengan Gubernur Sumsel Herman Deru


Palembang-- Keributan jurnalis dengan Pengawal Pribadi (walpri) kembali terjadi, kali ini Walpri Gubernur Sumsel Herman Deru terlibat bentrok dengan Raja Adil Siregar salah satu jurnalis detik.com, Sabtu (10/11) saat kegiatan PT Sampoerna di Palembang Trade Center (PTC).

Diceritakan Adil, kronologi keributan dirinya dengan staff pengawal pribadi Gubernur Sumsel berawal saat hendak wawancara dengan Gubernur Herman Deru terkait UMKM di Sumsel. Karena kondisi yang sempit Raja sempat minta izin dengan Walpri berpakaian safari hitam lengkap.

“Karena jarak saya dengan Gubernur jauh dan tidak bisa bertanya, saya bilang mau izin untuk kedepan. Saat itu saya ingin bertanya terkait UMKM, tapi perut saya selalu dihalangi dan tidak bisa maju ke depan,” ungkap Raja.

Kemudian, saat wawancara hampir selesai, Raja mencoba maju dan menanyakan ulang terkait UMKM.

“Beberapa kali saya bertanya dengan Gubernur. Namun tetap ditarik dari belakang saat wawancara,” tuturnya.

"Selesai wawancara saya sempat bilang Izin saya wartawan, saya dari media dan saya tahu kapasitas saya mas. Saya bisa jaga jarak kok, nggak mungkinlah saya dorong-dorong,” sambung dia.

Ia menjelaskan, kalimat tersebut di sampaikan karena Walpri bilang jangan maju dan jangan dorong-dorong, sambil membatasi jarak yang menurutnya berlebihan.

“Saat kalimat itu saya ucapkan, seorang Walpri marah dan menanyakan kenapa saya ngomong begitu. Padahal kalimat itu menjawab pernyataan walpri supaya tidak terlalu dekat dengan gubernur dan menurut saya itu jarak yang normal,” terangnya.

“Entah apa yang terjadi, tiba-tiba seorang walpri menarik saya dan mendorong ke belakang. Saat itu ada Karo Protokol Pemprov, Pak Iwan menanyakan “Ada apa, ada apa,” tambah Raja

Tetapi Walpri berseragam safari lengkap datang beberapa orang dan mendorong dirinya keluar dari kerumunan.

“Saat akan mundur ke belakang, lagi-lagi walpri datang dan mendorong sambil melontarkan kalimat seolah menantang berkelahi,” tutur Raja.

Saat itu suasana semakin panas setelah dirinya didorong dan masih berusaha menjelaskan. Setibanya teman-teman media lain datang, dan dirinya sempat ditarik ke belakang.

“Tapi tetap saja beberapa walpri mengejar saya dan mengajak berkelahi,” jelasnya.




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook