Tim Penggerak PKK Kota Palembang Lakukan Pembinaan dan Tingkatkan Pelayanan Kesehatan


crew
28 Des 2017, 10:30:02 WIB
Tim Penggerak PKK Kota Palembang Lakukan Pembinaan dan Tingkatkan Pelayanan Kesehatan

Palembang-- Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kota Palembang, dibawah kepemimpinan Hj. Selviana Harnojoyo terus gencar melakukan pembinaan ke masyarkat langsung.

Pembinaan kali ini dilakukan ke posyandu-posyandu yang tersebar di 18 kecamatan di Kota Palembang. Fokus pembinaan kali ini mengangkat tema Pentingnya Pelayanan Kesehatan Balita di Posyandu dalam Mencegah terjadinya Penyakit Menular.

“Akhir-akhir ini banyak diberitakan meningkatkan kasus difteri pada anak-anak dengan riwayat imunisasi yang tidak lengkap, sementara itu masih dijumpai kelompok atau orang tua yang menolak pemberian imunisasi. Melihat kondisi ini, sebagai bentuk kepedulian Ketua TP PKK Kota Palembang dimana PKK sebagai penggerak, penyuluh dan sebagai mitra kerja pemerintah untuk mensejahterakan keluarga,” ujar Selviana.

Pada pembinaan ini juga disampaikan mengenai penyakit difteri yang dapat menginfeksi anak-anak, dengan menular melalui percikan ludah saat batuk/bersin/berbicara dan dapat menyebabkan kematian.

Meski demikian, penyakit ini dapat dicegah secara spesifik dengan imunisasi yang telah menjadi program pemerintah dan diberikan gratis di posyandu, yaitu diberikan pada anak usia 2 bulan, 3 bulan, 4 bulan dan 18 bulan, serta dilanjutkan pada anak SD kelas 1, 2 dan 5.

Selain pencegahan yang bersifat spesifik, masyarakat yang berkunjung ke posyandu juga diberikan penyuluhan cara pencegahan non spesifik terhadap penyakit Difteri. Pencegahan non spesifik ini meliputi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS),.

“Diantaranya bahwa kesehatan balita agar dipersiapkan mulai dari kehamilan, anak diberikan ASI secara ekslusif sampai 6 bulan dan dilanjutkan pemberian sampai anak umur 2 tahun, menimbang berat badan secara rutin setiap bulan di posyandu sampai anak usia 5 tahun,” tambah dia.

Disarankannya, para orang tua juga diinformasikan mengenai cuci tangan dan penerapan etiket batuk yaitu jika batuk dan bersin agar ditutup dengan tissue lalu segera dibuang, dilanjutkan dengan mencuci tangan dan menggunakan masker jika sedang sakit saluran nafas.

Melalui kegiatan ini, Hj. Selviana Harnojoyo berharap hasil pembinaan ini dapat meningkatkan pengetahuan orang tua yang berdampak pada meningkatnya kunjungan ke posyandu.




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook