Teh Pahit Dapat Meredakan Gejala Diare, Bagaimana Caranya?


Amperanewscom
25 Jan 2019, 15:48:41 WIB
Teh Pahit Dapat Meredakan Gejala Diare, Bagaimana Caranya?

Amperanews --Diare merupakan salah satu gangguan pencernaan yang kerap kali mengganggu aktivitas. Penyakit ini bisa menyerang seluruh rentang usia dari mulai bayi hingga dewasa. Seseorang bisa dikatakan diare apabila dalam satu hari telah buang air besar dengan keadaan feses lembek sampai cair dalam frekuensi lebih dari tiga kali.

Menurut kepercayan orang tua dahulu, saat terkena diare sering kita temukan anjuran untuk meminum teh pahit. Konsumsi teh pahit dengan frekuensi 2-3 kali dipercaya bisa langsung menghentikan gejala diare berupa sakit perut, mual, dan lemas.

Lalu, kandungan apa yang terdapat dalam teh sehingga dapat meredakan gejala diare?

Dalam perkuliahan ilmiah bersama Ahli Gizi Ir.Eti Widayati, M.Kes dijelaskan tanaman teh memiliki substansi zat tanin yang menyebar ke seluruh bagian tumbuhan, termasuk dalam daun. Zat tanin inilah yang berfungsi sebagai astringent untuk meredakan gejala diare.

Tanin dikelompokkan menjadi dua bagian, yaitu kelompok tannin terhidrolisis (hydrolysable tannin) dan tannin terkondensasi (condensed tannin).

Mekanismenya, saat seseorang mengalami diare dan merasa sakit perut berkepanjangan, senyawa tanin bekerja sebagai astringent yang berfungsi melapisi mukosa usus, khususnya usus besar. Tanin juga menjadi penyerap racun dan dapat menggumpalkan protein.

Zat tanin meredakan eksresi air berlebih dalam usus besar serta dapat mengerutkan selaput lendir usus sehingga mengurangi pengeluaran cairan. Tak hanya itu, tanin juga mempunyai efek sebagai antiradang, dan antibakteri.

 Namun, meskipun memiliki banyak manfaat, para pakar kesehatan tak menganjurkan untuk mengonsumsi zat tanin ini secara berkala dan dalam jumlah banyak. Pasalnya, zat tanin memiliki efek mengerutkan kulit sehingga mempercepat penuaan. Selain itu, konsumsi teh langsung setelah makan makanan yang berprotein tinggi juga tak dianjurkan. Kandungan zat tanin yang memiliki sifat sebagai pengikat protein hingga menggumpal, akan menyebabkan tubuh sulit menyerap protein. Padahal, protein berperan sangat penting dalam memperbaiki dan regenerasi sel tubuh setiap harinya.

Mengapa yang dianjurkan adalah teh pahit?

Teh pahit mengandung senyawa tanin murni dalam seduhannya. Semakin pekat teh yang diseduh, maka akan semakin banyak kandungan zat tanin di dalamnya. Inilah yang menyebabkan konsumsi teh pahit dan pekat dapat meredakan diare lebih cepat. 

Namun, hal ini tentu akan berbeda kondisi jika ditambahkan gula ke dalam teh. Gula memiliki kandungan glukosa yang menambah aktif gerak peristaltik pada lambung, sehingga akan mempengaruhi usus besar untuk membuat pencernaan lebih aktraktif. Dalam porsi yang lebih banyak, gula pasir bahkan dapat menambah buruk efek diare dan memperbanyak frekuensi eksresi air dalam feses.

Nah, demikianlah penjelasan perihal teh pahit yang dapat meredakan gejala diare. Sebenarnya, kandungan zat tanin ini tak hanya terdapat dalam teh. Sebagian besar tumbuhan memiliki substansi ini, sebab pada tumbuhan tanin berkontribusi dalam proses metabolisme, sebagai pelindung buah sebelum matang, dan sebagai zat anti hama.Namun, komposisi tanin lebih banyak memang terdapat dalam daun teh dan daun jambu biji, sehingga kedua daun inilah yang paling sering dimanfaatkan sebagai perantara penyembuhan.

 

Teks: Anisa
Editor : Arif




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Iklan Business

STATISTIK PENGUNJUNG

  • User Online 3

  • Today Visitor 364

  • Hits hari ini 675

  • Total pengunjung 125169

  • IP Anda 3.231.228.109