Sosialisasi Sistem Pengawasan dan Pengendalian Gratifikasi, ASN Harus Profesional Tanpa Imbalan


AmperaNews
27 Jul 2020, 10:33:58 WIB
Sosialisasi Sistem Pengawasan dan Pengendalian Gratifikasi, ASN Harus Profesional Tanpa Imbalan

Amperanews, Palembang-- Dalam rangka meningkatkan integritas para Aparatur Sipil Negara (ASN), Pemerintah kota Palembang melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Palembang menggelar sosialisasi Sistem Pengawasan dan Pengendalian Gratifikasi pada Senin, (27/07/20) bertempat di Aula BKPSDM. 

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kota Palembang H. Riza Pahlevi didampingi Kepala Bidang Pembinaan, Perizinan dan Penilaian Kinerja Aparatur  Novarida Sri Puspitawati menyatakan gratifikasi serupa cerita klasik yang hampir tertanam dalam birokrasi namun harus dihilangkan. Karena, dalam pengabdiannya bagaimana seorang Aparatur Sipil Negara  (ASN) bekerja dengan profesional tanpa imbalan.

"Gratifikasi is impossible and challenge. Sebuah tantangan bagaimana kita bisa terus bergerak dan berinovasi secara profesional, mengembangkan sistem yang baik meski tanpa imbalan apapun," kata Riza. 

Sementara itu, Inspektur Kota Palembang melalui Sekretaris Inspektorat Kota Palembang Rediyan Deddy Umrien sebagai pengisi materi utama juga memberikan ragam insight baru bagi para peserta sosialisasi terkait sistem pengawasan dan pengendalian gratifikasi yang efektif dan efisien bagi OPD masing-masing. 

Dia menjelaskan, semua pihak harus lebih mendukung dan menjunjung pengendalian gratifikasi serta  memberikan hukuman bagi oknum yang melakukan. 

"Optimalitas pengendalian gratifikasi ini harys dibangun sejak dini dan memang ada sistem punishment khusus," tandasnya.




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook