Penusukan Pelajar Tak Ada Kaitan dengan Kegiatan Cuci Tangan


crew
19 Okt 2017, 12:04:03 WIB
Penusukan Pelajar Tak Ada Kaitan dengan Kegiatan Cuci Tangan

Keterangan Gambar : Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Pemerintah Kota Palembang Riza Pahlevi. (Foto : Arif/amperanews.com)


Palembang-Adanya insiden penusukan sesama pelajar diduga bertepatan lokasi dan waktu kegiatan Gerakan Cuci Tangan se-Dunia di Kambang Iwak (KI) Park, Rabu (18/1) diakui Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Palembang Riza Pahlevi pihaknya sudah mengetahui hal tesebut. Namun setelah melakukan koordinasi dengan sejimlah pihak terkait peristiwa naas yang dilakukan oknum pelajar itu tak ada kaitannya dengan kegiatan cuci tangan se Dunia.

"Kami konfirmasi ke pihak-pihak lain, ini tak ada kaitan apapun dengan kgiatan yang diselenggaraka," kata Riza ketika dikonfirmasi tadi malam.

Yang pasti, Riza menegaskan penyelenggaraan kegiatan peringatan hari Gerakan Cuci Tangan se-Dunia itu sudah sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP). Dia menjelaskan berbagai fasilitas dan pengamanan lainnya yang kemungkinan terjadi terlebih dulu diantisipasi.

 “Untuk pengawalan dan pengamanan kita sudah kerahkan Sat Pol PP,” singkatnya saat dikonfirmasi, Rabu (18/10) petang.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Palembang menerangkan bahwa kejadian itu sekitar pukul 07.00 saat anak tersebut (korban) tengah duduk bersama guru pendampingnya. Pelaku penusukan tersebut adalah remaja yang berstatus pelajar namun saat kejadian tidak memakai seragam sekolahnya.

“Saya merasa ada yang melempar batu dari belakang. Tapi tahu-tahunya pisau sudah menancap di pundak saya,” ujar Zulinto menyampaikan keterangan korban.

Menurut keterangan Zulinto, sebelum terjadinya penusukan tersebut tidak ada insiden perkelahian antar pelajar. “Kejadian itu tiba-tiba tanpa sebab. Dan masih belum saya ketahui penyebabnya,” imbuhnya.

Sementara itu, Kapolsek IB I Kompol Handoko Sanjaya mengungkapkan, Mendapat laporan telah terjadinya kerusuhan langsung mendatangi lokasi kejadian.

"Saat ini pelaku masih dalam pengejaran,"terangnya.




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook