Penting: 20 Mei Palembang Pastikan Terapkan PSBB


Amperanews
19 Mei 2020, 07:50:04 WIB
Penting: 20 Mei Palembang Pastikan Terapkan PSBB

Palembang - Pemerintah kota Palembang memastikan penerapan Pembatasan Sossial Berskala Besar (PSBB) akan diterapkan pada 20 Mei 2020 mendatang. Hal ini setelah Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) melakukan rapat koordinasi dan memonitoring dengan Walikota Palembang terkait rancangan Peraturan Walikota (Perwali) tentang pelaksanaan PSBB kota Palembang, Senin (18/05/2020).

"Kita datang buat jemput bola ke Pemkot untuk penyesuaian Peraturan Kepala Daerah (Perkada) PSBB menyikapi surat keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia," kata Gubernur Sumsel, Herman Deru. 

Dijelaskannya, sinkronisasi ini berguna untuk menekan angka residu sekaligus menjadi payung hukum untuk PSBB yang meliputi Sumsel. Pergub tersebut dipastikan sudah selesai untuk menjadi acuan draft-draft hukum bagi setiap kabupaten/kota dalam pelaskanaan PSBB di daerahnya.

"Jadi pada tanggal 20 Mei 2020 ini akan ditandatangani Perkada PSBB dan secara otomotis tentu PSBB itu sudah dapat berjalan. Namun pada H+2 itu baru diberlakukan untuk sanksinya saja seperti sanksi edukatif contohnya push up, akan tetapi bisa kemungkinan menjadi sanksi pidana," ungkapnya. 

Namun di dalam pelaksanaan PSBB itu, lanjut Herman Deru, tidak hanya petugas di lapangan namun peran serta dari masyarakat itu sendiri sehingga suksesnya pelaksanaan PSBB jika ingin memutus mata rantai penyebaran covid19.

Dia juga mengingatkan kepada Pemkot Palembang dalam pemberlakuan PSBB untuk tidak melupakan pada sektor kesehatan, ekonomi dan sosial.

“Jadi saya harap tiga dimensi itu baik kesehatan, sosial dan ekonomi tidak dilupakan. Apalagi pertumbuhan ekonomi Sumsel untuk triwulan 1 tahun 2020 terbaik di Sumatera, Artinya beberapa langkah kita untuk menyentuh dimensi ini tidak salah,”ungkapnya

Sebelumnya, pemerintah kota (pemkot) mengucurkan dana sebesar 481 miliar dalam penanganan Covid19 serta menerapkan sanksi karantina di Mes PGRI bagi masyarakat yang tidak patuh memakai masker saah keluar rumah. 

Menanggapi arahan Gubernur Sumsel, Walikota Harnojoyo  menerangkan sebenarnya pelaksanaan PSBB ini sudah dilakukan di Kota Palembang namun pelaksananya saja harus dikuatkan dengan kekuatan hukum.

“PSBB ini sebenarnya sudah di jalankan dan  namun resminya dilaksanakan dengan kekuatan hukum dengan pelaksanaan sanksi. Jadi kita sudah laksanakan PSBB di Kota Palembang namun pelaksanannya saja,”katanya.

Pemkot Palembang mulai besok akan mulai mensosialisaikan kepada masyarakat baik dunia usaha maupun tokoh agama terkait pelaksanaan PSBB ini.

“Besok kami akan sosialisaikan kepada masyarakat baik dunia usaha, tenaga medis maupun tokoh agama dilaksanakan dengan cara humanis dan segera diimplementasikan. Jadi peran serta semua baik masyarakat untuk dapat mensukseskan pelaksanaan PSBB untuk memutus penyebaran covid19,” jelasnya.




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook