Palembang, Venesia dari Timur


Amperanewscom
20 Jan 2019, 13:50:33 WIB
Palembang, Venesia dari Timur

Keterangan Gambar : Sungai Sekanak Palembang


Amperanews-- Venesia. Siapa sih yang tak kenal Venesia? Kota seribu sungai yang terkenal dengan suasana romantismenya. Setiap pengunjung yang hadir akan langsung disuguhkan dengan pemandangan indah tepian sungai lengkap dengan gondola yang bisa disewakan untuk mengelilingi keelokan Kota.

Meskipun menawarkan lanskap yang sangat indah, sayangnya Kota ini jauh sekali. Untuk satu paket perjalanan wisatanya pun bisa merogoh kocek cukup dalam.

Tapi tenang, saat ini Anda bisa menikmati suasana romantisme itu di kota dalam negeri. Tak perlu jauh-jauh ke Venesia, sebab Palembang punya keindahan tata kota yang dinilai sama dengan Venesia.
Memiliki Sungai Musi lengkap dengan ketek yang setara dengan gondola di Venesia, Kota ini menawarkan banyak hal perihal keistimewaan pariwisata air yang bisa dinikmati pengunjung.

Pada era kolonialisme, Palembang mendapat julukan venice of the earth atau Venesia dari Timur oleh bangsa luar. Hal ini bukannya tanpa sebab. Pasalnya, masa itu Palembang adalah satu-satunya kota yang menggunakan sungai sebagai pusat transportasi. Sungai Musi dan Jembatan Ampera menjadi landmark khas kota. Aktivitas sehari-hari dan jalur ekonomi pun berawal masuk dari sungai. Karena masa itu jalur transportasi darat dan udara masih belum banyak tersedia.

Menurut cerita sejarah, masa itu kita masih bisa menemukan perahu-perahu hilir mudik di seputar gedung ledeng --menara air terbesar sebagai pusat pengolahan Sungai Musi untuk dialirkan ke masyarakat-- yang saat ini telah alih fungsi menjadi Kantor Walikota Palembang. Sungai Sekanak yang memiliki beberapa aliran anak sungai, masih luas membentang di sekitaran wilayah 23 ilir. 

Masyarakat jadi terbiasa naik ketek untuk bepergian dari hulu ke hilir. Berjualan sayuran, bumbu-bumbu, bahan pokok, atau pakaian di pasar terapung, berbelanja di pasar tepian sungai, hingga berwisata di Benteng Kuto Besak sembari menikmati pemandangan Sungai Musi sudah menjadi aktivitas tetap penduduk sehari-hari masa itu.

Kini, meskipun Sungai Musi tak lagi menjadi pusat transportasi utama di Kota Palembang, pengunjung bisa tetap hadir untuk sekedar menikmati suasana tepi sungai, berkeliling sungai menggunakan ketek, menikmati kuliner di tepian sungai, atau sekedar berfoto dengan latar tugu belido, ikan khas Palembang. Di tepian sungai biasanya juga banyak yang menawarkan ketek murah untuk bisa disewa pengunjung.

Kuliner khas Palembang seperti pempek, tekwan, dan model pun disediakan untuk wisatawan yang ingin menikmati makanan khas sembari merasakan sensasi makan di restoran terapung.
Sederhana, memang. Tapi jika Anda sudah merasakan sensasinya makan model di atas perahu ditemani dengan angin yang berhembus sepanjang aliran sungai, percaya deh, pasti Anda akan ketagihan untuk kembali lagi.

Apalagi, bagi pengunjung yang datang ke tepian Sungai Musi malam hari, akan ada bonus gemerlap lampu Jembatan Ampera yang menghiasi langit malam. Warnanya indah sekali, seperti bintang-bintang yang sedang diarak sebab kendaraan yang tak henti berlalu-lalang di sepanjang jembatan.

Nah, tunggu apalagi nih?
Masyarakat Palembang atau yang dari luar Palembang, yuk segera main ke Venesia dari timur ini.

 

Teks.  : Anisa
Editor : Arif




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Iklan Business

STATISTIK PENGUNJUNG

  • User Online 5

  • Today Visitor 380

  • Hits hari ini 752

  • Total pengunjung 125185

  • IP Anda 3.231.228.109