Palembang Jadi Kota Peduli HAM


crew
11 Des 2017, 05:58:56 WIB
Palembang Jadi Kota Peduli HAM

Solo-- Peringatan hari Hak Aasi Manusia (HAM) sedunia tahun 2017 telah dilaksanakan  di kota Solo Jawa Tengah. Dalam peringatan HAM ke 69 tersebut di hadiri oleh Presiden RI Joko Widodo dan Menteri Hukum dan HAM Yasonna H Laoly (10/12).

Pada peringatan tersebut kota Palembang kembali menerima penghargaan kota peduli Hak Asasi Manusia, penghargaan tersebut diberikan langsung oleh Menteri  Kemenkumham Yasonna H Laoly kepada Pemkot Palembang melalui Asisten 1 Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Drs.H K.Sulaiman Amin M.Si.
 
Dengan diberikan penghargaan ini Palembang diharapkan harus lebih meningkatkan lagi menjadi kota yang peduli terhadap hak asasi manusia, karena HAM merupakan hak mendasar yang dimiliki oleh setiap warna negara khususnya masyarakat kota Palembang.

"Hal ini  juga sejalan dengan visi misi Pemkot Palembang untuk mewujudkan Palembang Emas 2018,Sesuai arahan Walikota Palembang H. Harnojoyo bahwa masyarakat Palembang berhak mendapatkan hak-hak penghidupan yang layak dan hak-hak untuk mendapatkan pelayanan yang baik dari semua aspek kehidupan masyarakat yang diberikan oleh pemerintah kota Palembang," ungkap Sulaiman Amin.

Dalam peringatan hari HAM Yasonna mengingatkan pemerintah terus berkomitmen dalam upaya pemajuan dan pemenuhan HAM yang telah di amanatkan dalam konstitusi dan instrumen HAM internasional itu bisa dilihat dari hasil dialog Universal Periodic Review (UPR) yang di laksanakan pada awal Mei lalu.

"Komitmen pemerintah lainnya adalah pelaksanaan rencana aksi Nasional Hak asasi Manusia (RANHAM), sebagimana diketahui indonesia merupakan salah satu negara yang mempunyai komitmen tinggi terhadap Melanjutkan RANHAM 2015-2019 yang sudahbmemasuki generasi ke -4. RANHAM  adalah adalah paduan nasional dalam upaya pemajuan dan pemenuhan HAM bagi masyarakat Indonesia, untuk tahun 2017 aksi HAM di daerah hingga saat ini mencapai 52.26% dan di harapkan di akhir tahun ini pemerintah daerah dapat mempercepat pelaksanaan aksi HAM hingga mrncapai 100%," jelas Yasonna.

Sementara itu Presiden RI Joko Widodo mengatakan kewajiban dan tanggung jawab untuk melaksanakan perlindungan, pemenuhan, penghormatan, penegakan dan kemajuan HAM adalah tangung jawab pemerintah. Namun kewajiban ini tentu saja bukan diemban oleh pemerintah pusat saja, melainkan melekat disemua jajaran pemerintah daerah. Yang mejadi dasar pertimbangannya antara lain faktor luasnya wilayah dan jenjang pemerintah serta birokrasi yang menyukitkan pemerintah pusat untuk menjagkau warga masyarakat secara langsung.

"Dalam hal ini kami meminta agar pemerintah daerah perlu terus berperan aktif dan turut serta mengemban kewajiban, menghormati, melindungi dan memenuhi HAM, karena pemerintah daerah secara vertikal lebih dekat dengan rakyat, maka tugas keseharian pemerintah daerah dapat berdampak langsung bagi kondisi HAM yakni dapat menguatkan atau melemahkan pemenuhan HAM tersebut,"tegas Jokowi.

Dalam kegiatan ini terdapat 351 dari 515 Kabupaten/Kota yang berpartisipasi dan menyampaikan data capaian terkait dengan pemenuhan HAM, terpilih 84 kabupaten/kota peduli HAM salah satunya Kota Palembang.




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook