Meski Belum Terverifikasi Dewan Pers, Media Bisa Bekerjasama Dengan Pemerintah


crew
17 Jan 2019, 18:05:32 WIB
Meski Belum  Terverifikasi Dewan Pers,  Media Bisa Bekerjasama Dengan Pemerintah

Amperanews, Palembang-- Dewan Pers pusat nyatakan media boleh beroperasi dan melakukan kerjasama dengan berbagai pihak meski belum terverifikasi, asalkan media tersebut sudah terdaftar di Dewan Pers.

Menurut Staf Ahli Bagian Data dan Teknologi Dewan Pers yang namanya tidak mau dipublikasikan di Jakarta, agar media bisa terverifikasi maka harus ada wartawan internal yang telah mengikuti Uji Kompetensi Wartawan (UKW) dan lulus dengan status utama. Harus ada satu wartawan berstatus utama yang juga kalau bisa berstatus Pemimpin Redaksi dan hanya dapat mewakili satu kantor redaksi sebab namanya harus ada dalam lampiran dalam struktur kepengurusan media.

"Harus ada wartawan yang mengikuti UKW. Satu wartawan utama mewakili satu kantor berita. Nanti wartawan tersebut yang ditulis dalam struktur kepengurusan sehingga media tersebut kredibel dan terpercaya," ungkapnya dalam kunjungan tim amperanews.com ke Sekretariat Dewan Pers di Jakarta, Kamis (17/1/2019).

Ia menambahkan, verifikasi bisa diusahakan sembari pengembangan media. Bahkan hingga saat ini masih ada redaksi media yang lumayan besar dan telah dikenal khalayak ramai namun belum terverifikasi.

"Bayangkan saja, untuk kasus di Sumatera Selatan, redaksi detiksumsel.com juga belum terverifikasi. Bukti terverifikasi adalah adanya sertifikat, dan detiksumsel.com pun baru verifikasi faktual. Jadi harus memenuhi hasil verifikasi faktual baru dikeluarkan sertifikat terverifikasi dari Dewan Pers," paparnya saat ditemui amperanews Kamis, (17/01/19).

Meski belum menerima bukti verifikasi, namun pihak Dewan Pers menyatakan media-media tetap dapat beroperasi dan mengadakan kerja sama dengan pihak pemerintah atau pihak ketiga dengan menunjukkan bukti daftar di website Dewan Pers.

"Kita bisa gunakan bukti screenshot terdaftar di Dewan Pers. Tidak mesti terverifikasi, yang sudah didaftarkan ke Dewan Pers secara online, walaupun belum terverifikasi pun bisa tetap bergerak dan berinovasi. Karena bukti sudah diverifikasi media tersebut menerima sertifikat verifikasi dari Dewan Pers" imbuhnya.

 

Teks. : Anisa Editor. : Arif




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook