Memetik Manisnya Keberkahan Bulan Ramadhan


crew
15 Mei 2019, 21:14:31 WIB
Memetik Manisnya Keberkahan Bulan Ramadhan

Keterangan Gambar : Sumber: www.google.com


Amperanews-- Ramadhan telah memasuki hari kesepuluh, di awal Ramadhan lalu tentunya kita sering mendengar atau melihat kajian tentang Tarhib Ramadhan. Apa maksudnya? Kata tarhib berasal dari akar kata yang sama yang membentuk kata Marhaban. Sedangkan marhaban artinya selamat datang atau welcome. Maka Tarhib Ramadhan berarti Selamat Datang Ramadhan. Rasulullah SAW bersabda tentang tarhib Ramadhan:


“Ya Allah, berkahilah kami di bulan Rajab dan Sya’ban dan berkahilah kami di bulan Ramadhan.” (HR Ahmad 2228). 

Bulan Ramadhan juga menjadi wadah kita untuk tarbiyah diri menggapai ketaqwaan Illahi. Keistimewaan bulan Ramadhan luar biasa, Rasulullah mempersiapkan diri bahkan dua bulan sebelum datang bulan nan berkah ini, bagaimana dengan kita? Keberkahan bulan Ramadhan tak bisa dipungkiri, begitu banyak keistimewaan dan limpahan rahmat yang Allah tumpah ruahkan.  Rasulullah shallallahu ’alaihi wa sallam bersabda: 


“Apabila tiba bulan Ramadan, dibuka pintu-pintu Surga dan ditutup pintu-pintu Neraka serta syaitan-syaitan dibelenggu.” (HR Muslim 1793) 

Subhanallah, Sebegitu istimewanya bulan Ramadhan. Setan-setan dibelenggu, berarti yang ada serba kebaikan, fastabiqul khoirots. Tapi kenapa kadang kita masih menemukan kemaksiatan di bulan setan-setan dibelenggu? Tanya kenapa? Jawabannya, Al-Qurthubi rahimahullah mengatakan: 


“.…kema’siyatan itu disebabkan oleh sejumlah faktor selain syaitan; seperti jiwa yang buruk, kebiasaan tidak baik dan syaitan dari jenis manusia.” 

Bulan Ramadhan Allah melipatgandakan pahala ibadah. Bagi ibadah sunnah, Allah akan melimpahkan pahala setara dengan ibadah wajib dan untuk ibadah wajib, Allah akan melipatgandakan pahalanya sebesar 70 kali lipat. Di bulan keberkahan ini Allah juga tidak segan-segan menghapus dosa-dosa hambaNya. 


“Barang siapa yang melakukan ibadah di malam hari bulan Ramadhan, karena iman dan mengharapkan ridha Allah, maka dosa-dosanya yang telah lalu diampuni”. (Muttafaqun ‘alaih).

Bulan Ramadhan bulan mustajabnya doa, memperbanyak doa-doa baik di bulan Ramadhan sangat dianjurkan. Bulan terbaik dari semua bulan. 


“Tiga bentuk doa yang dimustajabkan Allah , doa ibu bapak terhadap anak , doa orang yang berpuasa dan doa orang bermusafir.” (HR Al-Baihaqi).

Bulan Ramadhan juga disebut bulan tanafus (berlomba-lomba dalam kebaikan). Ibaratnya harta karun di depan mata, banyak kebaikan dan keberkahan yang tumpah ruah cuma-cuma, apa kita hanya diam saja? Pada bulan Ramadhan juga merupakana bulan Nuzulul Qur’an, yang pada bulan itu Al Qur’an diturunkan sebagai petunjuk untuk manusia dan penjelasan tentang petunjuk, dan sebagai pemisah (yang haq dan yang batil) (Q.S Al Baqarah: 185).

Selanjutnya berkah di bulan ini adalah Bulan Ramadhan ada malam yang lebih baik dari seribu bulan (Lailatul Qodr). Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam mengisyaratkan dalam sabdanya, 


“Carilah lailatul qadar itu pada sepuluh hari terakhir Ramadhan." (Muttafaqun ‘alaihi dari Aisyah radhiyallahu ‘anha).

Keberkahan dan keutamaan yang menjadi keistimewaan bulan Ramadhan telah disampaikan dan sekian banyak keberkahan yang terkandung di dalam bulan mulia ini, maka tidak ada upaya kecuali berdo’a untuk sesama muslim agar mereka terus meneguk berbagai keutamaan itu, dan bisa meraih berkah-berkah itu sebagai implementasi dari perintah Allah Ta’ala dan mengikuti Sunnah Nabi-Nya Shallallahu ‘alaihi wa sallam, para Sahabat beliau Radhiyallahu anhum yang mulia, dan para pendahulu dari ummat yang terpilih ini, serta sebagai upaya mendulang berbagai manfaat yang bersifat ukhrawi maupun duniawi, juga dari berbagai kebaikan yang luas.




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook