Langkah Pemkot Palembang Tangkal Penyakit Difteri


crew
13 Des 2017, 06:17:38 WIB
Langkah Pemkot Palembang Tangkal Penyakit Difteri

Palembang-- Dalam beberapa minggu terakhir masyarakat dikejutkan merebaknya penyakit difteri yang melanda beberapa negara berkembang, termasuk Indonesia. 

Berdasarkan perkembangannya penyakit ini dapat menyerang orang yang tidak mempunyai kekebalan terutama anak dan orang dewasa yang belum pernah mendapat imunisasi Difteri atau telah mendapat imunisasi Difteri namun tidak lengkap. 

Dari data Dinas Kesehatan Kota Palembang, pada tahun 2016 tidak ditemui kasus difteri, hal ini sejalan dengan tingginya cakupan imunisasi DPT pada bayi sebesar 95.5% (target 95 %), dan cakupan imunisasi saat bulan imunisasi anak sekolah (BIAS) yang dilaksanakan di bulan November dengan target sebesar 95% yaitu sebesar 97.7% untuk imunisasi DT anak kelas 1 dan 97.7 % untuk imunisasi Td murid kelas 2.

Difteri merupakan penyakit yang sangat menular dan berbahaya, disebabkan oleh kuman Corynebacterium diptheriae yang menyerang tenggorokan, pita suara atau amandel. Difteri menimbulkan gejala dan tanda berupa demam + 38º C, munculnya selaput di tenggorokan yang berwarna putih keabu-abuan dan tak mudah lepas serta mudah berdarah, sakit waktu menelan, serta leher membengkak seperti leher sapi (bullneck) akibat pembengkakan kelenjar getah bening di leher. 

Beberapa langkah dilakukan Pemerintah Kota Palembang melalui Dinas Kesehatan Kota Palembang terhadap ancaman penyakit itu.  Kadinkes dr. Letizia, M.Kes  mengintruksikan segera melakukan penyelidikan epidemiologi bila diduga terjadi kasus Difteri. 

Ditambahkannya, setiap kasus agar segera dilakukan tatalaksana sesuai standar dengan dilanjutkan memberikan obat profilaksis pada kasus kontak Difteri dan kasus carrier Difteri. 

Kemudian Pemerintah kota Palembang bakal meningkatkan cakupan imunisasi, termasuk imunisasi Difteri, secara   merata di seluruh wilayah  Palembang dengan target 90% dan memantau secara berkala kualitas vaksin dan rantai dingin sesuai dengan Standard Operating Procedure Program imunisasi.

Pemkot Palembang juga akan melakukan sosialisasi kepada seluruh masyarakat tentang penyakit Difteri dan cara pencegahannya, serta mengenai pentingnya imunisasi agar masyarakat paham dan tidak menolak imunisasi.




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook