Ini PR Besar yang Harus Dituntaskan Walikota Palembang Periode Mendatang


AmperaNews
15 Sep 2017, 13:44:26 WIB
Ini PR Besar yang Harus Dituntaskan Walikota Palembang Periode Mendatang

Keterangan Gambar : Ilustrasi


Palembang— Kurang dari sembilan bulan lagi Pemilihan Walikota Palembang 2018 segera bergulir. Tak sedikit sejumlah nama baru muncul, ada juga wajah lama yang kian menonjolkan popularitas. Namun tak ketinggalan juga pasangan incumbent yang kembali bakal unjuk gigi dengan membawa misi menjadikan Palembang lebih baik.

Paelmbang dini ini tengah dipandang baik oleh sejumlah daerah bahkan negara lantaran berbagai keberhasilan gelaran event berbasis Internasional. Infrastruktur dan destinasi wisata serta kuliner yang berkembang pesat menjadikan Palembang kian gemar dijadikan dambaan wisatawan.

Namun dibalik mewahnya Palembang sebagai kota Internasional tak luput dari fenomena masalah sosial yang selalu jadi tangisan warganya. Berbagai harapan menjelang pemilihan Walikota Palembang ditahun mendatang terus diutarakan. Penduduk Palembang yang mencapai 1,7 juta jiwa itu menggantungkan kesejahteraannya pada pemimpin pilhannya.

Berdasarkan keluhan yang sering didengar, tim Amperanews.com memilah masalah apa saja yang perlu dibenahi dengan strategi dan pola baru oleh Walikota Palembang periode mendatang.

  1. Banjir.

Bagi masyarakat banjir menjadi hal lumrah di musim hujan. Sebenarnya masalah ini sudah terus dinetralisir oleh pemerintah mulai dari penanggulangan hingga pembuatan kolam retensi. Tapi nyatanya itu tak begitu efektif, banjir seolah tak pernah mati dan hanya berpindah tempat saja. Di era Harnojoyo  banjir agak sedikit terpangkas lantaran terobosan unik berupa gotong royong membersihkan saluran sungai yang terus digalakkan. Akan tetapi tanpa follow up untuk sosialisasi menjaga saluran ke masyarakat akan hampa begitu saja, banjir tetap saja menorobos lingkungan.

  1. Macet

Benar saja Palembang diprediksi bakal mengikuti jejak Ibu Kota Jakarta dengan tingkat kemacetan paling tinggi di Indonesia. Di Palembang perkembangan jumlah kendaraan mulai terasa, hal itu berbanding terbalik dengan luas dan panjang jalan yang tak bertambah, juga diiringi pembangunan di ruas jalan yang membuat akses kian menyempit dan mengusik pengendara. Fakta inilah yang terus dikeluhkan warga agar pemerintah tegas bersikap demi kenyamanan umat.

Sebenarnya perlu disadari pemerintah tengah berupaya mengambil langkah awal, seperti sejumlah pembangunan fasilitas tranprotasi massal seperti Ligh Rail Transit (LRT) dan Fly Over Simpang Bandaran serta Keramasan. Belum lagi langkah pemerintah kota menambah jumlah armada bus Trans Musi selain menghindari potensi kemacetan juga menambah tingkat kemanan jiwa.

  1. Keamanan

Banyak masyarakat Palembang menggap kota ini belum pas untuk dibilang aman dari segala potensi kriminalitas. Meski aparat kemanan terpantau terus meningkatkan kewaspadaan tapi masih saja aksi brutal kawanan pelaku kriminal muncul dengan menelan korban jiwa. Kejadian mengerikan itu justru membuat masyarakat kian jauh dari rasa aman, mereka berharap penuh langkah pemerintah dan aparat menutup kemungkinan terjadinya kasus mengerikan serupa. Perlu diingat kota atau daerah yang maju adalah yang memiliki tingkat kesejahteraan dan keamanan warga yang tinggi.




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook