Ini Penyebab Beberapa Titik di Palembang Terendam Banjir


Amperanewscom
13 Jan 2019, 12:50:54 WIB
Ini Penyebab Beberapa Titik di Palembang Terendam Banjir

Palembang, AmperaNews.com--Hujan deras masih terus mengguyur Kota Palembang dan sekitarnya. Dalam beberapa minggu terakhir, curah hujan dirasakan warga makin tinggi dengan intensitas sering.

Hal ini menyebabkan sejumlah titik di Palembang menjadi langganan banjir. Dari pantauan AmperaNews di lapangan, sejumlah wilayah yang sering tergenang banjir antara lain KM 6 di sekitar Punti Kayu, KM 9, simpang empat sebelum RS. Charitas, Sekip Pangkal, Sekip Ujung, KM 3,5 Rawajaya, jalan Kapten A. Rivai, dan di sekitar jalan dr.M.Isa.

Volume air saat meluap bisa naik hingga selutut orang dewasa. Banjir juga menggenangi sejumlah toko-toko di pinggir jalan sehingga beberapa toko harus tutup sementara setiap hujan deras.

Kepala Dinas PUPR Ahmad Bastari menyebutkan, banjir disebabkan banyak Box Culfert yang digunakan untuk mengalirkan air tidak lagi mencukupi daya tampungnya sehingga debit air mengalir tidak optimal.

"Untuk penyebab banjir sejauh ini selain karena sampah juga karena beberapa box culfert di sejumlah titik rusak dan daya tampungnya tidak memadai lagi," ujarnya.

Lebih lanjut, ia menambahkan pihaknya masih terus menganalisa pengadaan kolam retensi tambahan dan saluran drainase untuk menampung debit air dalam jumlah besar saat hujan.

Namun menurutnya, untuk solusi banjir saat ini Dinas PUPR sendiri telah menyiapkan penyedot air yang akan mulai beroperasi pada Februari 2019. Ia juga berharap masyarakat dapat ikut berkontribusi dalam menangani masalah banjir ini.

"Sedang dianalisis untuk pengadaan drainase, kami juga menyiapkan penyedot air yang akan segera beroperasi untuk mengatasi banjir. Masalah banjir ini kan masalah bersama ya, jadi masyarakat juga hendaknya berpartisipasi dalam mengatasi masalah ini. Tidak buang sampah sembarangan, sering membersihkan selokan di sekitar rumah, begitu kan nanti aliran air berangsur lancar," ungkapnya.

Sementara itu menurut Indri (21), warga Kecamatan Sako yang setiap hari melintasi jalan dr.M.Isa, selain disebabkan sampah yang menyumbat, banjir juga disebabkan oleh struktur jalan yang menurun sehingga volume air dari arah Simpang Patal yang mengalir turun memenuhi sepanjang jalan dr.M.Isa.

"Itu kan daerahnya menurun gitu ya di sepanjang jalan M.Isa, jadi air yang dari atas mengalir penuh ke jalan-jalan di bawahnya. Sedangkan di bawah itu selokannya masih kurang, apalagi ditambah banyak sampah tersumbat. Jadi setiap hujan selalu banjir," ujarnya saat ditemui AmperaNews Sabtu, (12/01/19)

Mewakili warga lain, Indri berharap pemerintah segera mencarikan solusi yang tepat untuk mengatasi banjir di Palembang, sebab jalanan yang banjir sangat mengganggu aktivitas dan mengurangi efisiensi waktu.

"Harapannya ya segera diatasi oleh pemerintah. Dibuatkan retensi atau ada daerah resapan air baru. Soalnya banjir ini sangat mengganggu aktivitas, apalagi untuk yang akan berangkat kerja atau kuliah, pasti sering terlambat karena macet banjir," imbuhnya.




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Iklan Business

STATISTIK PENGUNJUNG

  • User Online 3

  • Today Visitor 370

  • Hits hari ini 686

  • Total pengunjung 125175

  • IP Anda 3.231.228.109