Hoax atau Fakta Manusia Harus Siap-siap Penghujung September Bakal Kiamat


crew
20 Sep 2017, 00:41:00 WIB
Hoax atau Fakta Manusia Harus Siap-siap Penghujung September Bakal Kiamat

Keterangan Gambar : Ilustrasi


Amperanews.com-- Beberapa tahun yang lalu, ilmuwan senior angkasa luar NASA, David Morrison mementahkan teori kiamat dan menyebutnya sebagai hoax belaka.

Dengan trgas Morrison meyakini tidak ada planet yang disebut Nibiru yang selama ini tergambar seperti planet kerdil cokelat yang dikelilingi planet lainnya dan akan menghancurkan bumi.

"Planet itu tak akan tabrakan menuju Bumi. Orang-orang harus menyudahi kontroverisial itu," ujar Morrison.

Namun, teori tentang Planet Nibiru baru-baru ini kembali mendapat perhatian baru. Ditambah lagi dengan tanggal yang tepat di mana akan terjadi peristiwa astronomi yang akan menciptakan kehancuran pada Bumi atau... kiamat.

Itulah klaim yang diungkapkan David Meade. Ia mengatakan, dalam lima hari ke depan, tepat 23 September 2017, Bumi akan hancur.

Dikutip dari Washington Post pada Senin (18/9/2017), sebuah video evangelis Kristen meramalkan Rapture atau Pengangkatan, viral di dunia maya. Dengan musik penuh efek spesial dan grafik tentang kiamat, rekaman yang diunggah di situs berbagi video itu berjudul, September 23, 2017: You Need to See This.

Mengapa 23 September 2017?

Prediksi Maede berdasarkan ayat dan kode angka di Alkitab. Dia tertuju pada angka 33.

"Yesus hidup selama 33 tahun, Nama Elohim, yang merupakan nama Tuhan bagi orang Yahudi, disebutkan 33 kali dalam Alkitab," kata Meade kepada The Washington Post.

"Angka itu sangat penting secara numerologis. Saya sedang berbicara astronomi. Saya sedang berbicara Alkitab ... dan menggabungkan keduanya," lanjutnya.

Dan 23 September adalah 33 hari sejak Gerhana Matahari 21 Agustus lalu, yang menurut Meade merupakan pertanda.

Meade menyebut Kitab Wahyu, di mana ia mendeskripsikan gambar yang akan terlihat pada 23 September. Di hari itu, Nibiru seharusnya membalikkan kepalanya yang buruk dan pada akhirnya membawa api, badai, dan berbagai jenis kehancuran lainnya.

Kitab itu menggambarkan seorang wanita berpakaian Matahari, dengan Bulan di bawah kakinya dan sebuah mahkota dari dua belas bintang di kepalanya dan melahirkan seorang anak laki-laki yang akan memerintah semua bangsa dengan tongkat besi saat dia diancam oleh naga berkepala tujuh merah.




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook