100 Pasang Pengantin Nikah Massal Bakal Diarak Naik Becak


crew
07 Des 2018, 10:35:12 WIB
100 Pasang Pengantin Nikah Massal Bakal Diarak Naik Becak

Keterangan Gambar : Istimewa


Palembang-- Wajah Suparman (45) ceria usai panitia dari pemerintah kota Palembang melakukan wawancara untuk persiapan nikah massal Jum'at,(7/12/3018). Kepada amperanews.com ayah dari dua orang anak itu menceritakan berbagai masalah ketika belum memiliki buku nikah sebagai bukti pernikahan dengan Rohaya (40). Suparman dan Rohaya menikah tahun 1988 lalu karena keterbatasan biaya mereka tak mampu menyelesaikan pemberkasan pernikahannya. Karena tak memiliki buku nikah itulah beberapa urusannya terhambat.

Kini mereka bernapas legah pasalnya pemerintah kota Palembang telah memfasilitasi untuk mengesahkan pernikahannya secara agama dan negara.

Dia berterima kasih dengan program nikah massal itu yang sangat membantu keterbatasan memperjelas satatus perkawinannya.

"Dulu nikah tahun 1988, tapi karena zaman dulu keterbatasan biaya jadi gak diurus," kata Suparman.

Seperti diketahui pemerintah kota Palembang melalui Bagian Kesejehteraan Rakyat Sekretariat Daerah kembali menggelar program nikah massal yang bakal diselenggarakan Sabtu, (8/12/3018). Berbeda dari sebelumnya, jumlah peserta tahun ini genap 100 pasang pengantin.

Kepala Bagian Kesra Palembang Riza Pahlevi menjelaskan 100 pasang pengantin tersebut bakal diarak menggunakan becak dari gedung pemerintah kota menuju halaman Kambang Iwak.

Hal itu menurutnya sengaja dilakukan untuk mengundang perhatian masyarakat lain, apalagi nantinya Walikota Harnojoyo dan Wakil Walikota Palembang Fitrianti Agustinda turut hadir langsung sekaligus memberikan buku nikah ke pengantin.

Pemerintah berharap pasangan yang ikut nikah massal tersebut terbentuk menjadi keluarga yang sakinnah mawaddah dan warohmah, dan memiliki keturuan soleh dan solehah.

"Ayo kita ramaikan, ini adalah hari bahagia," kata Riza.

Riza menjelaskan meningkatnya masyarakat yang mengikuti nikah massal itu membuat pemerintah menaikkan kuota yang tersedia.

"Ini sengaja kita tingkatkan kuota dari 50 menjadi 100 pasang," tambah dia.




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook